Media sosial saat ini menjadi kamus baru pembendaharaan kita yakni selain mengenal dunia nyata kita juga sekarang mengenal “dunia maya”. Dunia bebas tanpa batasan yang berisi orang-orang dari dunia nyata.
Setiap orang bisa jadi apapun dan siapapun di dunia maya. Seseorang bisa menjadi sangat berbeda kehidupannya antara di dunia nyata dengan dunia maya, hal ini terlihat terutama dalam jejaring sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya pemberian gadget pada anak usia di bawah 13 tahun tidak sepenuhnya salah orang tua. Mau tidak mau, seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, anak semakin terbuka dengan berbagai teknologi yang ada, bahkan lebih dari pada orang tuanya.
Jika anak diberikan kebebasan seluas-luasnya, efek adiksi terhadap internet akan muncul dan adiksi dapat mengarah pada hal-hal buruk. Pada usia remaja, mereka akan mengalami masa pubertas, perubahan yang dimiliki anak nantinya di saat remaja sama halnya dengan remaja biasa.
Pertumbuhan fisik secara hormonal berkembang normal, tetapi perkembangan berpikir dan kepribadiannya berada di bawah usianya. Akibatnya anak mengalami kesulitan dalam pergaulan dan mengendalikan diri. Jadi, orang tua harus mendamping dan mengawasi. Sebab, mereka masih mencari jati diri. Berekspresi tanpa kematangan, akhirnya mengekspresikan dirinya dengan tidak bijaksana. (ded/ded)