Bagi kebanyakan orang Indonesia yang tinggal di Taiwan, kesan yang didapat ketika hendak membeli jajanan makanan atau minuman yang terkenal yang baru saja dibuka, mereka merasa jika harus ikut antrean yang panjang akan sangat membosankan dan lebih baik memilih alternatif lain, yaitu membeli di toko lain.
Namun bagi kebanyakan orang Taiwan, mereka sudah terbiasa mengantre dengan sabar meskipun harus menunggu sekitar satu jam lebih untuk membeli barang atau makanan/ minuman yang sangat spesial tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah survei yang dilakukan Fun Street Talk terhadap orang asing, mengungkapkan bahwa waktu yang umumnya masih ditolerir oleh orang-orang asing adalah rata-rata 10 sampai 15 menit, kecuali memang barang yang hendak dibeli sangat-sangat diinginkan dan tidak ada barang penggantinya.
Mengantre di Taiwan (UGC CNN Student/Flemming Panggabean) |
Sebenarnya, budaya antre ini sudah ditanamkan semenjak orang Taiwan masih berada di jenjang Sekolah Dasar. Selesai jam pelajaran sekolah, murid-murid yang hendak menunggu bus sekolah jemputan ataupun bus umum harus membuat antrean yang teratur sebelum naik ke dalam bus. D
Flemming Panggabean
Diaspora Sumatera Utara - Taiwan (ded/ded)
Mengantre di Taiwan (UGC CNN Student/Flemming Panggabean)