Kelompok relawan ini kerap menyuarakan mengenai konservasi di Tanah Kayong, Kalimantan Barat. Beberapa waktu lalu, mereka mengikuti semacam pelatihan di kantor Yayasan Palung, di Desa Pampang Harapan, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Sesuai dengan slogan TabonK; "Yom Kite Begabong", selama tiga hari kegitan tersebut, ragam keceriaan dan ide mereka satukan yang terbingkai dalam diskusi untuk belajar bersama terkait apa yang terjadi saat ini dan mungkin yang akan terjadi di masa depan terkait lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam diskusi tersebut, muncul ide untuk mengatasi dampak kerusakan hutan antara lain: melakukan reboisasi (penanaman kembali), tidak menebang pohon, dan penegakan hukum dari negara untuk mengatasi persoalan lingkungan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sebagai pemateri adalah dari tim pendidikan lingkungan Yayasan Palung.
Rangkaian jalannya kegiatan yang diikuti 50 orang yang tergabung dalam RelawanTabonK tersebut terlihat tidak hanya soal keseruan, keakrababan dan kebersamaan, namun juga soal ilmu baru yang mereka dapatkan serta tawaran apa yang mereka bisa lakukan untuk konservasi lingkungan melalui hal-hal sederhana yang mereka lakukan di Tanah Kayong (sebutan untuk dua Kabupaten; Ketapang dan Kayong Utara). Berharap, semoga TabonK bisa mengajak semua bergabung untuk suarakan konservasi.
Petrus Kanisius - Yayasan Palung (ded/ded)