Pada umumnya berat burung kasuari berkisar 65 kilogram dengan tinggi 1 meter. Sayap kasuari terlalu kecil untuk menopang badan yang berat itu terbang ke udara.
Dengan kepala yang merunduk ke depan dan leher serta bahu yang hampir horisontal, burung ini dapat dengan mudah bergerak cepat menerobos semak belukar. Kaki yang kuat dengan kuku yang keras dan tajam adalah senjata utama burung ini. Dalam keadaan terdesak, kasuari bisa menendang begitu keras hingga membuat patah kaki manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasuari berkembangbiak dengan bertelur. Telur kasuari berwarna hijau. Kasuari hanya memiliki satu butir telur selama masa bertelur. Kasuari menghabiskan 80 % waktunya untuk mengerami dan menjaga telurnya.
Kasuari merupakan hewan yang diburu oleh orang Papua. Dagingnya dikonsumsi sedangkan tulang, paruh, kuku dijadikan sebagai senjata tradisional.
Kasuari memakan buah-buahan yang jatuh dari pohon. Burung ini menjadi agen penghijau hutan, karena buah yang mereka makan, bijinya dikeluarkan kembali bersama kotoran dan akan tumbuh menjadi tanaman baru. Karena itu penting untuk melestarikan populasi burung ini. (ded/ded)