Kebanyakan laki-laki Asmat menghabiskan waktu untuk memancing. Beragam jenis ikan yang ditangkap, terutama di muara dekat dengan pantai.
Perahu adalah hal yang penting di daerah Asmat karena hanya ada sedikit jalan bagi transportasi darat. Perahu digunakan sebagai alat transportasi untuk pergi ke tempat memancing ikan, mencari kayu bakar, maupun pergi ke hutan sagu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perahu Asmat dibuat dari batang pohon utuh, dibuat secara teratur karena hanya dapat bertahan selama satu atau dua tahun. Keunikan perahu Asmat adalah didayung sambil berdiri, sehingga dibutuhkan keseimbangan yang baik.
Dalam sekali pembuatan, dikerjakan beberapa buah perahu. Perahu-perahu baru ini harus bersama-sama diceburkan ke air.
Pesta peresmian pemakaian perahu-perahu baru ini dibarengi dengan perlombaan mendayung dan perang-perangan di sungai. Di beberapa kampung, perayaan semacam ini berkembang menjadi event tahunan yang diselenggarakan secara menarik. Bagi perahu yang memiliki ukiran paling bagus akan mendapatkan hadiah. (ded/ded)