Kumpulan Teks Khutbah Jumat tentang Isra Miraj dan Dalilnya
Banyak hal yang bisa dilakukan oleh umat Islam guna menyambut perayaan Isra Miraj, salah satunya adalah dengan mengangkatnya dalam khutbah sholat Jumat.
Khutbah Jumat Isra Miraj ini menjadi salah satu cara untuk mengingatkan kembali peristiwa ini agar umat muslim semakin beriman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perayaan Isra Miraj tahun ini jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 mendatang. Banyak hal yang bisa kita teladani dari peristiwa Isra Miraj yang dilakukan oleh baginda Nabi Muhammad SAW.
Dengan meneladani peristiwa Isra Miraj ini, hendaknya kita dapat meningkatkan iman kita kepada Allah SWT.
Dirangkum dari laman NU Online, berikut kumpulan teks khutbah Jumat dalam rangka memperingati Isra Miraj yang dapat dijadikan sumber referensi.
Contoh khutbah Jumat Isra Miraj 1
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pertama-tama, marilah marilah kita panjatkan puja dan puji syukur atas ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan yang luar biasa kepada kita semua, sehingga dengan rahmat-NYA lah kita masih bisa melaksanakan Shalat Jumat di masjid yang mulia ini.
Tak lupa shalawat serta salam senantiasa kita curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW yang kita tunggu syafaatnya di hari akhir nanti, aamiin.
Hadirin Sidang Jumat yang dimuliakan Allah,
Pada khutbah kali ini khatib ingin menyampaikan tema yang berkenaan dengan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, yakni peristiwa Isra Miraj.
Seperti yang kita ketahui, Isra Miraj adalah peristiwa dimana Allah swt memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina dan dilanjutkan menuju Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT.
Hal ini sebagaimana Allah SWT jelaskan dalam firman-NYA di Surat Al-Isra ayat 1:
سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ
Artinya: "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjid Al-Haram menuju ke Masjid Al-Aqsa yang telah diberkahi sekelilingnya, agar kami perlihatkan kepada nya dari tanda-tanda kebesaran kami, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS Al-Isra: 1)
Terdapat banyak peristiwa yang dialami oleh Nabi SAW dalam perjalanan ini, yang dapat dijadikan pelajaran dan pijakan dalam mengarungi kehidupan agar mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Di antara peristiwa penting tersebut adalah pada saat Nabi Muhammad SAW melihat orang memotong padi terus menerus. Nabi SAW kemudian bertanya kepada Jibril "siapakah mereka itu?" Jibril menjawab: "Mereka itu ibarat orang yang gemar beramal jariyah, yang kemudian mereka memetik pahalanya dari Allah swt".
Nabi juga melihat orang yang terus menerus memukul kepalanya. Nabi Muhammad bertanya, "siapakah mereka itu ya Jibril?" Dijawab, "mereka itu ibarat orang yang enggan melaksanakan shalat, yang kelak akan menyesal dengan memukuli kepalanya sendiri terus menerus sekalipun terasa sakit olehnya."
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah.
Peristiwa-peristiwa ini hendaknya kita jadikan pengingat agar senantiasa melaksanakan perbuatan baik dan meninggalkan perbuatan buruk dimanapun kita berada. Semata-mata itu semua karena mengharap rida Allah SWT.
Demikianlah khutbah Jumat singkat ini. Jika ada kesempurnaan, itu datangnya dari Allah SWT, jika ada kesalahan, itu datangnya dari saya pribadi.
Billahi taufiq wal hidayah waridho wal inayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Contoh khutbah Jumat Isra Miraj 2
Jamaah shalat Jumat hafidzakumullah,
Alhamdulillah, dengan mengucap syukur atas kehadirat Allah SWTdimanapada kesempatan yang berbahagia ini kita masih diberi kesempatan untuk beribadah di bulan Rajab yang mulia ini.
Dan tan tak lupa, sholawat serta salam senantiasa kita kumandangkan kepada Nabi besar, Muhammad SAW yang telah membawa kita dari jaman kegelapan, menuju zaman Islam yang terang dan tercerahkan.
Pada kesempatan ini, kami selaku khotib mengingatkan kembali jika kita sebentar lagi akan memperingati peristiwa besar dan istimewa, yaitu peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah
Sebagai umat Islam, alangkah baiknya kita mengetahui apa makna yang terkandung dalam peristiwa Isra Miraj ini. Dengan mengetahuinya, tentu kita dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Isra Miraj adalah peristiwa yang agung. Saat itu Allah subhanahu wata'ala memberikan keistimewaan pada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam untuk melakukan perjalanan bersama malaikat Jibril dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa dan dilanjutkan menuju Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT.
Hal ini terabadikan dalam firman Allah SWT dalam surat Al Isra' ayat 1:
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya: Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Ali Muhammad Shalabi dalam Sirah Nabawiyah: 'Irdlu Waqâi' wa Tahlîl Ihdats, juz 1 halaman 209 menjelaskan jika terdapat setidaknya empat pelajaran yang dapat kita ambil dari peringatan Isra Miraj ini.
Pelajaran yang pertama adalah Isra Miraj menjadi sebuah momen istimewa dari Allah kepada hambanya tercinta, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Pada saat itu Nabi baru saja mengalami dua hal yang menyedihkan, yaitu wafatnya Khodijah dan Abu Thalib.
Pada peristiwa ini Allah SWT ingin menguatkan hati Nabi dengan melihat secara langsung kebesaran Allah SWT. Sehingga hati Nabi semakin mantap dan teguh dalam menyebarkan Agama Allah SWT.
Kedua, kewajiban untuk menjalankan ibadah shalat lima waktu bagi umat muslim. Nabi Muhammad melakukan Isra Miraj dengan ruh dan jasadnya sebagai mukjizat, sebuah keharusan bagi setiap Muslim menghadap (miraj) kepada Allah SWT sebanyak lima kali sehari dengan jiwa dan hati yang khusyuk.
Dengan shalat yang khusyu, seorang muslim akan merasa diawasi oleh Allah subhanahu wata'ala, sehingga ia malu untuk melakukan perbuatan tercela dan sebaliknya lebih senang dan mudah untuk melakukan banyak kebaikan.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Pelajaran ketiga adalah Isra Miraj mengajarkan kepada umat Islam agar mandiri, belajar, bangkit dan meningkatkan kemampuan, tidak hanya dalam masalah agama, sosial, politik, ekonomi, dan teknologi.
Dengan meneladani nilai-nilai Isra Miraj ini, semoga kita dapat menjadi umat Islam yang unggul dalam berbagai bidang dan tetap bertakwa kepada Allah SWT.
Billahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Contoh khutbah Jumat Isra Miraj 3
Alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil anbiya wal mursalin wa ala alihi wa shohbihi ajma'in amma ba'du.
Marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul di hari Jumat yang penuh berkah ini untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat.
Tak lupa sholawat kita panjatkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW yang senantiasa kita tunggu syafaatnya di hari akhir kelak.
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah
Tak lama lagi kita akan memperingati peristiwa penting bagi umat Islam, tak lain dan tak bukan adalah peristiwa Isra Miraj. Terdapat nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam peristiwa Isra Miraj yang dapat dijadikan pelajaran serta penguatan keimanan umat Islam.
Peristiwa Isra Miraj ini menjadi penghibur kesedihan Nabi Muhammad SAW dimana pada saat itu beliau ditinggalkan oleh Khadijah danAbu Thalib yang sangat dicintainya.
Kesedihan yang dialami Nabi Muhammad mendapat hiburan dari Allah dengan memanggilnya melalui Isra Miraj yang bertemu langsung dengan Allah. Allah berfirman dalam Surah Al Qiyamah ayat 22 - 23 yang berbunyi:
وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ نَّاضِرةٌۙ. اِلٰى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ ۚ .
Artinya: "Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri, (karena) memandang Tuhannya." (QS Al-Qiyamah: 22-23)
Peristiwa ini juga menjadi momen dimana Allah SWT memberikan perintah langsung kepada Nabi Muhammad untuk menerima tugas shalat 5 waktu. Rasulullah bersabda:
الصَّلَاةُ عِمَادُ الدِّيْنِ، فَمَنْ أَقَامَهَا فَقَدْ أَقَامَ الدِّيْنِ، وَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ هَدَمَ الدِّيْنِ.
Artinya: "Salat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkannya, berarti ia telah menegakkan agama. Dan, barang siapa meninggalkannya, berarti ia telah merobohkan agama." (HR Al-Baihaqi)
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Peristiwa Isra Miraj adalah sesuatu yang dianggap masyarakat adalah sesuatu yang ganjil dan mustahil. Sebab itu Nabi dianggap pembohong atau pun orang gila. Dalam memahami Islam ternyata tidak semua harus masuk akal atau logika.
Peristiwa ini merupakan satu ujian yang cukup besar di zaman itu yang hanya bisa diterima dengan hati, dengan keyakinan atau keimanan.
Jadi bisa dikatakan jika Isra Miraj merupakan ujian keimanan bagi seorang Muslim. Apakah yakin atau tidak dengan apa yang dialami oleh Nabi.
Allah berfirman dalam QS Al Ankabut: 2 yang berbunyi:
اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ
Artinya: "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (hanya dengan) berkata, "kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji?." (QS Al-Ankabut: 2)
Hendaknya momen Isra Miraj ini bisa dijadikan sebagai pengingat dan penyemangat agar kita berusaha memperbaiki ibadah shalat serta mengaktualisasikan kedermawanan kita kepada sesama.
Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan Allah,
Demikian khutbah yang singkat ini, semoga Allah memudahkan dan memberi kekuatan untuk bisa memaksimalkan ibadah, sehingga kita mendapatkan posisi yang tinggi di mata Allah dan mendapatkan ampunan dan rahmat-Nya di dunia dan akhirat, aamiin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Itulah contoh khutbah jumat Isra Miraj yang dapat dijadikan referensi.



