Ini Penyebab Status Kepesertaan PBI BPJS Kesehatan Tidak Aktif

CNN Indonesia
Jumat, 06 Feb 2026 18:15 WIB
Ada beberapa hal yang menjadi penyebab kepesertaan PBI di BPJS Kesehatan tidak aktif lagi. (Arsip BPJS Kesehatan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Baru-baru ini media sosial X diramaikan oleh keluhan soal BPJS Kesehatan yang menonaktifkan sejumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Sebagai antisipasi, Anda perlu mengetahui apa saja penyebab kepesertaan PBI BPJS Kesehatan tidak aktif.

Tak sedikit warganet yang mengakui bahwa kepesertaan mereka jadi nonaktif setelah mengecek melalui aplikasi Mobile JKN. Pihak BPJS Kesehatan sendiri sudah menanggapi perihal status kepesertaan PBI yang tiba-tiba nonaktif ini.

Berdasarkan keterangan Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah, seperti diberitakan Antara, penonaktifan dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian data berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang ditetapkan 19 Januari dan berlaku per 1 Februari 2026.

Selain berdasarkan SK tersebut, sebenarnya ada beberapa penyebab umum kepesertaan PBI BPJS Kesehatan bisa tidak aktif. Apa saja itu?

Penyebab kepesertaan PBI BPJS Kesehatan nonaktif

Merujuk Pasal 7 Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 21 Tahun 2019, ada beberapa hal yang menyebabkan kepesertaan PBI bisa tiba-tiba dinonaktifkan. Berikut ini daftarnya:

Apa saja kriteria penerima PBI JK?

BPJS PBI merupakan peserta BPJS Kesehatan yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Hal ini memungkinkan para peserta yang tidak mampu membayar sendiri, bisa mengakses layanan kesehatan secara.

Adapun iurannya dibayarkan oleh pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Peraturan ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Berikut ini sejumlah kriteria untuk menjadi penerima PBI JK:

Demikian informasi terkait penyebab kepesertaan PBI BPJS Kesehatan tidak aktif lagi dan syarat menjadi penerimanya. Semoga bermanfaat.

(rti)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK