Ini Tanggal Perayaan Nyepi 2026, Tahun Saka, dan Jadwal Liburnya
Nyepi merupakan salah satu hari suci penting bagi umat Hindu di Indonesia. Perayaan ini menandai pergantian tahun baru dalam kalender Saka yang digunakan dalam tradisi keagamaan Hindu.
Banyak masyarakat yang mulai mencari informasi terkait tanggal perayaan Nyepi 2026 dan tahun Saka yang ke berapa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengetahuan mengenai tanggal Nyepi penting bagi umat Hindu untuk mempersiapkan berbagai rangkaian upacara yang dilaksanakan sebelum dan sesudah hari suci tersebut.
Selain menjadi momen spiritual, Hari Raya Nyepi juga menjadi hari libur nasional di Indonesia.
Oleh sebab itu, penting untuk memahami informasi lengkap mengenai tahun baru Saka, waktu pelaksanaan, hingga jadwal libur Nyepi 2026.
Apa itu Nyepi?
Hari Raya Nyepi merupakan hari suci umat Hindu yang diperingati sebagai pergantian tahun baru Saka.
Melansir dari buku Filosofi Hari Suci Agama Hindu karya I Ketut Subagiasta dan Ni Wayan Gateri (2024), Nyepi adalah momen sakral yang digunakan umat Hindu untuk melakukan introspeksi diri sekaligus penyucian jiwa.
Secara etimologis, kata Nyepi berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau hening. Dalam perayaan ini, umat Hindu menjalani hari tanpa aktivitas duniawi, seperti bepergian, menyalakan api, atau melakukan hiburan.
Tujuannya adalah mencapai ketenangan batin melalui proses perenungan dan penyucian diri. Pada hari tersebut, umat Hindu melaksanakan Tapa Brata Yoga Samadhi, yaitu praktik spiritual yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan keheningan.
Kehidupan dijalani tanpa aktivitas selama 24 jam penuh, mulai pukul 06.00 pagi hingga 06.00 pagi keesokan harinya. Praktik ini memiliki makna mendalam, yaitu menyucikan Bhuana Alit (diri manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).
Dengan demikian, umat Hindu diharapkan dapat menyambut tahun baru Saka dengan hati yang bersih serta hubungan spiritual yang lebih kuat dengan Sang Pencipta.
Nyepi 2026 tanggal berapa dan tahun Saka berapa?
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, pemerintah menetapkan bahwa Hari Raya Nyepi tahun 2026 jatuh pada hari Kamis, 19 Maret.
Pada tanggal tersebut, umat Hindu memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Perayaan Nyepi berlangsung selama 24 jam penuh, dimulai pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 pagi dan berakhir pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 pagi.
Selama periode tersebut, umat Hindu menjalankan keheningan total sebagai bagian dari ibadah dan refleksi spiritual.
Jadwal libur nasional dan cuti bersama Nyepi 2026
Pemerintah Indonesia menetapkan hari libur dan cuti bersama melalui SKB 3 Menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri PANRB. Mengacu pada keputusan tersebut, jadwal libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Nyepi 2026 adalah sebagai berikut:
- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Nyepi Tahun Baru Saka 1948
- Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
Dengan cuti bersama tersebut, masyarakat Indonesia dapat menikmati libur dua hari berturut-turut dalam rangka perayaan Nyepi.
Jadwal libur Nyepi 2026 di Bali
Bali sebagai daerah dengan mayoritas penduduk beragama Hindu memiliki kebijakan libur tambahan agar masyarakat dapat menjalankan seluruh rangkaian upacara keagamaan.
Mengutip Surat Edaran Gubernur Bali Nomor B.30.800.1.6.2/61594/PK/BKPSDM tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, jadwal libur Nyepi di Bali adalah:
- Rabu, 18 Maret 2026: Hari Raya Suci Tawur Kesanga
- Kamis, 19 Maret 2026: Hari Raya Suci Nyepi Caka 1948
- Jumat, 20 Maret 2026: Hari Raya Suci Ngembak Geni
Kebijakan ini memberikan waktu lebih bagi umat Hindu di Bali untuk melaksanakan seluruh rangkaian ritual Nyepi secara khidmat.
Rangkaian upacara Hari Raya Nyepi
Perayaan Nyepi tidak hanya berlangsung satu hari, tetapi didahului dan diakhiri dengan berbagai ritual keagamaan yang sarat makna.
1. Upacara Melasti
Upacara Melasti dilaksanakan dua hari sebelum Nyepi. Dalam prosesi ini, umat Hindu melakukan persembahyangan di laut atau danau.
2. Tawur Kesanga
Tawur Kesanga dilakukan sehari sebelum Nyepi atau pada saat Tilem Sasih Kasanga. Pada hari tersebut, umat Hindu menyiapkan berbagai sesajen atau caru sebagai bentuk persembahan kepada alam semesta.
3. Pengrupukan atau Mecaru
Ritual Pengrupukan biasanya dilakukan bersamaan dengan Tawur Kesanga. Dalam prosesi ini, masyarakat menebarkan nasi tawur di sekitar rumah sambil membuat suara gaduh menggunakan kentongan.
Di Bali, tradisi ini semakin meriah dengan pawai ogoh-ogoh, yaitu patung raksasa yang melambangkan sifat buruk manusia.
4. Nyepi
Setelah rangkaian tersebut, umat Hindu memasuki puncak perayaan Nyepi. Pada hari ini, mereka menjalankan Catur Brata Penyepian, yaitu:
- Amati Geni (tidak menyalakan api)
- Amati Karya (tidak bekerja)
- Amati Lelungan (tidak bepergian)
- Amati Lelanguan (tidak menikmati hiburan)
Keheningan ini menjadi sarana introspeksi diri dan pembersihan spiritual.
5. Ngembak Geni
Setelah Nyepi berakhir, umat Hindu merayakan Ngembak Geni. Tradisi ini menjadi momen untuk saling memaafkan serta mempererat hubungan sosial.
Konsep Dharma Shanti menjadi dasar dari tradisi ini, yaitu menjaga keharmonisan dengan sesama manusia sebagai ciptaan Tuhan.
Demikian informasi lengkap mengenai nyepi 2026 tahun saka berapa beserta tanggal perayaan, jadwal libur nasional, serta rangkaian ritualnya.
(gas/fef) Add
as a preferred source on Google
