Prodi Ini Paling Banyak Ditutup di Sepanjang 2026, Cek Daftarnya

CNN Indonesia
Senin, 08 Jun 2026 10:20 WIB
Daftar prodi di PTN dan PTS yang paling banyak ditutup 2026 berdasarkan paparan Kemdiktisaintek.
Ilustrasi. Daftar prodi di PTN dan PTS yang paling banyak ditutup 2026 berdasarkan paparan Kemdiktisaintek. (iStockphoto)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Sepanjang tahun 2026, terdapat 122 program studi (prodi) yang resmi ditutup atas usulan perguruan tinggi penyelenggaranya.

Penutupan tersebut melibatkan program studi di berbagai kampus, baik perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Berikut daftar prodi yang paling banyak ditutup 2026 berdasarkan paparan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah program diploma mendominasi daftar jurusan yang paling banyak dihentikan penyelenggaraannya tahun ini.

Penutupan program studi bukan berarti suatu bidang ilmu tidak lagi dibutuhkan. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut biasanya berkaitan dengan evaluasi kampus terhadap jumlah peminat, kebutuhan industri, efektivitas penyelenggaraan, hingga strategi pengembangan institusi pendidikan.

Kemdiktisaintek mencatat bahwa seluruh penutupan program studi pada 2026 dilakukan berdasarkan permintaan atau usulan dari perguruan tinggi yang bersangkutan.

Dengan kata lain, kebijakan tersebut bukan merupakan penghentian sepihak dari pemerintah, melainkan bagian dari penyesuaian yang dilakukan masing-masing kampus.

Fenomena penutupan program studi sebenarnya bukan hal baru dalam dunia pendidikan tinggi.

Seiring perubahan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi, perguruan tinggi sering melakukan evaluasi terhadap jurusan yang memiliki jumlah mahasiswa terbatas atau dianggap perlu direstrukturisasi.

Menariknya, dari program studi yang paling banyak ditutup pada 2026, tidak terdapat jurusan kependidikan. Hal ini menunjukkan bahwa penutupan lebih banyak terjadi pada program studi vokasi maupun bidang tertentu yang mengalami perubahan tren peminatan.

Berikut daftar prodi PTN dan PTS yang paling banyak ditutup di sepanjang tahun 2026.

1. D3 Kebidanan

Program Diploma Tiga Kebidanan menjadi salah satu jurusan yang paling banyak ditutup sepanjang tahun ini, sebanyak 16 lokasi.

Perubahan kebutuhan tenaga kesehatan serta penyesuaian standar pendidikan di bidang kesehatan disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan program studi ini.

2. D3 Manajemen Informatika

Jurusan ini selama bertahun-tahun menjadi pilihan populer di bidang teknologi.

Namun perkembangan industri digital yang semakin kompleks membuat banyak kampus mulai mengarahkan fokus pada program studi teknologi dengan cakupan yang lebih luas.

3. D3 Akuntansi

Program Diploma Tiga Akuntansi juga masuk dalam daftar jurusan yang paling banyak dihentikan penyelenggaraannya.

Meski bidang akuntansi tetap dibutuhkan dunia kerja, sejumlah kampus melakukan penyesuaian terhadap bentuk dan jenjang program yang ditawarkan.

4. D3 Teknik Komputer

Jurusan ini menjadi salah satu program vokasi yang cukup terdampak perubahan kebutuhan industri teknologi.

Banyak perguruan tinggi mulai mengembangkan program baru yang lebih sesuai dengan perkembangan kecerdasan buatan, data, dan transformasi digital.

5. S1 Manajemen Retail

Program Sarjana Manajemen Retail turut masuk dalam daftar jurusan yang paling banyak ditutup.

Perubahan pola bisnis dan perkembangan perdagangan digital membuat sejumlah kampus melakukan evaluasi terhadap program studi ini.

6. D3 Keuangan dan Perbankan

Bidang keuangan tetap memiliki prospek kerja yang luas, namun beberapa kampus memilih melakukan restrukturisasi atau penggabungan program studi yang memiliki rumpun ilmu serupa.

7. D3 Keperawatan

Selain kebidanan, program Diploma Tiga Keperawatan juga termasuk jurusan yang paling banyak dihentikan.

Perubahan kebijakan pendidikan tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor yang kerap memengaruhi penyelenggaraan program ini.

8. S1 Matematika

Program Sarjana Matematika juga tercatat masuk dalam kelompok program studi yang paling banyak ditutup pada 2026.

Meskipun demikian, bidang matematika tetap menjadi dasar penting bagi berbagai disiplin ilmu, termasuk teknologi, data, dan keuangan.

Dengan melihat daftar prodi yang paling banyak ditutup 2026, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan popularitas jurusan saat memilih program studi.

Penting untuk memahami perkembangan kebutuhan industri, kebijakan pendidikan, serta prospek jangka panjang dari bidang ilmu yang ingin dipelajari agar keputusan memilih jurusan menjadi lebih tepat dan relevan dengan masa depan.

(asp/fef) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]