Harapan Anita Tanjung Usai SMA CT ARSA Sukoharjo Peringkat 22 Nasional

CNN Indonesia
Senin, 22 Jun 2026 17:42 WIB
Founder CT Arsa Foundation Anita Ratnasari Tanjung berharap peringkat SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo bisa makin ditingkatkan ke depan. (CNN Indonesia/Rosyid).
Jakarta, CNN Indonesia --

Founder CT Arsa Foundation Anita Ratnasari Tanjung buka suara soal prestasi SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo yang pada tahun 2026 ini berhasil menduduki peringkat 22 nasional Sekolah Nasional Berdasarkan UTBK-SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) dari 23 ribu SMA dan MA di seluruh Indonesia.

Ia berharap lompatan peringkat yang berhasil diraih SMA Unggulan CT ARSA Foundation tersebut tidak lekas membuat sekolah langsung puas.

Ia ingin lompatan prestasi itu bisa makin membuat SMA yang dibinanya tersebut kian bersinar di masa depan. Nah, agar itu bisa terwujud, Anita berharap SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo bisa memperkuat riset mereka.

"Kita berharap ini bisa melecut semangat untuk meningkatkan kembali prestasi nasional. Kita juga berharap organisasi juga semakin konsisten dengan kompetensi sesuai dengan basic keilmuan," katanya Senin (22/6).

SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo pada tahun 2026 ini berhasil menduduki peringkat 22 nasional Sekolah Nasional Berdasarkan UTBK-SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) dari 23 ribu SMA dan MA di seluruh Indonesia.

Peringkat itu melesat dari posisi sebelumnya yang di 68 nasional.

Tak hanya, di level nasional perbaikan peringkat juga berhasil ditorehkan SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo di level provinsi.

Peringkat SMA Unggulan CT ARSA Foundation pada tahun ini berhasil melesat dari posisi 4 ke 1.

Kepala Sekolah SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo Ushdiyanto mengatakan bahwa kenaikan peringkat itu bisa terjadi berkat sejumlah strategi yang dijalankan sekolah yang diampunya tersebut.

Strategi pertama, fokus dalam mencapai tujuan. Ia mengatakan bahwa fokus utama dan tertinggi SMA Unggulan CT ARSA Foundation adalah membawa lulusannya bisa unggul, berbudi pekerti dan lulusannya bisa diterima di perguruan tinggi negeri maupun kampus luar negeri.

Dengan fokus tersebut, seluruh sumber daya sekolah meliputi guru, karyawan, staf untuk mengejar semua sasaran yang sudah ditetapkan.

"Fokus ini merupakan petunjuk dari Bapak Chairul Tanjung dan Bu Anita Tanjung. Beliau selalu menanamkan bahwa sekolah atau institusi apapun harus fokus dalam mencapai tujuan utama. Fokus diperlukan supaya sasaran tak terpecah ke tujuan yang tidak penting. Fokus juga diperlukan supaya sumber daya bisa diarahkan ke sana, sehingga tujuan bisa dicapai," katanya.

Strategi kedua, selalu menjaga profesionalisme, inovasi dan keikhlasan guru, karyawan, staf sekolah.

"Ujung tombak prestasi ini tidak hanya profesional, tapi perintis yang tidak hanya bisa melakukan pekerjaan utama tapi juga pekerjaan yang bukan bidangnya serta bisa kerja ikhlas, senang hati menjalani pekerjaan mereka sehingga bisa membuat siswa senang dan nyaman dalam belajar," katanya.

Sedangkan strategi ketiga, selalu memantau perkembangan anak didik. Ushdiyanto mengatakan sejak siswa didik masuk ke SMA Unggulan CT ARSA Sukoharjo, pihaknya selalu melakukan pemetaan atas kekuatan, kelebihan maupun kelemahan siswa.

Setiap selesai ujian tengah semester, sekolah selalu menggelar sidang untuk membahas hasil belajar setiap siswa. Dalam sidang, sekolah menganalisis hasil belajar setiap siswa secara detail.

"Sehingga kita semua bisa tahu kekurangan dan kelebihan siswa. Hasil analisis itu kemudian kita gunakan untuk memberikan treatment terukur kepada siswa sehingga mereka bisa berhasil dalam belajarnya," katanya.

(agt)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK