Cara Cek Status DTSEN Secara Online, Pastikan Data Sudah Terdaftar
Cara cek status DTSEN perlu diketahui masyarakat yang ingin memastikan data sosial ekonominya telah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos).
Melalui pengecekan DTSEN secara berkala, masyarakat dapat mengetahui apakah namanya sudah masuk dalam basis data pemerintah, termasuk kategori desil kesejahteraannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi ini penting karena menjadi salah satu acuan penentuan penerima program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), hingga bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Pengecekan status DTSEN dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos maupun aplikasi Cek Bansos. Jika data tidak ditemukan, masyarakat juga dapat mengajukan usulan pembaruan melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat.
Apa itu DTSEN?
DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional merupakan basis data nasional yang digunakan pemerintah untuk menentukan kelayakan penerima berbagai program bantuan sosial.
Data ini mengintegrasikan tiga sumber utama, yaitu:
- Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- P3KE (Pemutakhiran Basis Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu)
- Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)
Seluruh data tersebut dipadankan dengan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Cara cek status DTSEN melalui website
Bagi masyarakat yang ingin melakukan pengecekan tanpa mengunduh aplikasi, ikuti langkah berikut:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai identitas
- Ketik 16 digit NIK dengan benar
- Masukkan kode captcha yang muncul
- Klik Cari Data dan tunggu hasil pencarian
Apabila data ditemukan, sistem akan menampilkan status kepesertaan, kategori desil kesejahteraan, serta informasi program bantuan yang terkait.
Cara cek status DTSEN lewat aplikasi Cek Bansos
Selain website, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Android maupun iOS.
Tahapan yang perlu dilakukan meliputi:
- Mengunduh aplikasi Cek Bansos
- Mendaftarkan akun menggunakan NIK, KK, email, dan nomor telepon aktif
- Mengunggah foto KTP serta swafoto sambil memegang KTP
- Login setelah akun berhasil diverifikasi
- Membuka menu Cek Bansos atau Profil untuk melihat status DTSEN
Melalui aplikasi ini, masyarakat juga dapat mengajukan usulan maupun sanggahan apabila terdapat ketidaksesuaian data.
Arti status yang muncul di DTSEN
Setelah proses pencarian selesai, beberapa status berikut mungkin akan muncul.
- Terdaftar: Data sudah masuk dalam basis DTSEN
- Tidak ditemukan: Data belum tercatat dan perlu diusulkan
- Desil 1-4: Kelompok prioritas penerima bantuan sosial
- Desil 5: Berpotensi menerima bantuan tertentu sesuai kuota
- Desil 6-10: Umumnya tidak menjadi prioritas bansos reguler
- Layak: Memenuhi syarat sebagai penerima program
- Tidak layak atau graduasi: Kondisi ekonomi dinilai sudah membaik
Kategori desil dihitung berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi, bukan hanya kondisi fisik rumah atau aset yang terlihat.
Demikian ccara cek status DTSEN secara online.
(gas/fef)[Gambas:Video CNN]


