Bansos beras 30 kg akan diberikan kepada sekitar 33 juta masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4. Berikut cara cek NIK guna mengetahui apa dapat bansos beras 30 kg atau tidak.
Bansos diberikan pada periode Oktober hingga Desember 2026. Rencananya, bantuan disalurkan sekaligus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah menyiapkan sekitar 900 ribu ton hingga hampir 1 juta ton beras dengan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk program tersebut.
Cara cek NIK dapat bansos beras 30 kg atau tidak
Adapun masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan melalui layanan resmi Cek Bansos dengan menggunakan data sesuai KTP. Berikut langkah yang dapat dilakukan.
- Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos.
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai alamat pada data kependudukan.
- Masukkan nama sesuai KTP.
- Ketik kode verifikasi yang tersedia.
- Klik Cari Data.
- Periksa hasil pencarian untuk mengetahui status penerima bantuan.
Jika nama tercantum sebagai penerima bansos, perhatikan jenis bantuan yang tertera. Status penerima bansos secara umum tidak serta-merta menjadi konfirmasi bahwa seseorang memperoleh beras 30 kg, sebab penetapan penerima mengikuti ketentuan program bantuan pangan yang berlaku.
Siapa yang mendapat bansos beras 30 kg?
Perlu dipahami, penerima bantuan beras 30 kg ditujukan kepada masyarakat yang termasuk desil 1 sampai desil 4 dalam pemeringkatan kesejahteraan.
Desil sendiri merupakan kelompok yang digunakan pemerintah untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan data sosial ekonomi.
Adapun jumlah bantuan dan sasaran yang disiapkan pemerintah meliputi:
- Jumlah penerima: sekitar 33 juta orang
- Jumlah bantuan: 30 kg beras per penerima
- Periode bantuan: Oktober, November, dan Desember 2026
- Total beras: sekitar 900 ribu ton hingga hampir 1 juta ton
- Anggaran: sekitar Rp17 triliun
Kapan bansos beras 30 kg disalurkan?
Penyaluran bantuan beras direncanakan berlangsung untuk Oktober hingga Desember 2026. Tiga jatah bulanan tersebut akan dirapel sehingga penerima memperoleh 30 kg dalam satu kali penyaluran.
"Jumlahnya tetap 30 kg. Anggarannya sekitar Rp17 triliun," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di kantornya, Selasa (8/9).
Menurut Airlangga, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengusulkan agar beras 30 kg tersebut langsung dibagikan sekaligus kepada penerima bantuan. Biasanya, pemerintah menyalurkan bansos beras 10 kg per bulan.
Keputusan penyaluran bantuan beras menjadi langkah pemerintah menghadapi fenomena El Nino. Bansos beras diperpanjang hingga akhir 2026. Bantuan pangan itu diberikan pada Oktober, November, dan Desember, akan tetapi penyalurannya dirapel menjadi satu kali.
"Biasanya kan paketnya 10 kg, tetapi kemarin dari Menko Pangan mengusulkan supaya paketnya dijadikan satu di 30 kg. Nanti tentu teknisnya dari Bulog," tambahnya.
Kemudian, teknis distribusi bantuan pangan beras akan dimandatkan kepada Perum Bulog. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari perpanjangan program bantuan pangan hingga akhir 2026 sekaligus langkah pemerintah menghadapi fenomena El Nino.
Oleh karena itu, setelah mengetahui cara cek NIK dapat bansos beras 30 kg atau tidak, masyarakat tetap perlu menunggu informasi resmi mengenai jadwal dan mekanisme pembagian di wilayah masing-masing.
(gas/els)
