Lagu Gugur Bunga karya komponis Indonesia, Ismail Marzuki, merupakan salah satu lagu wajib nasional yang sering diputar.
Lirik lagu Gugur Bunga Ismail Marzuki tersebut memiliki nuansa yang sedih dan melankolis. Biasanya lagu ini dinyanyikan dengan tujuan mengenang jasa pahlawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latar belakang dan makna Lagu Gugur Bunga
Lagu Gugur Bunga diciptakan untuk menghormati para pejuang yang gugur saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang berlangsung usai kemerdekaan 1945 hingga penyerahan kedaulatan pada akhir 1949.
Lagu ini memiliki nuansa sedih dan melankolis yang menceritakan tentang kematian seorang prajurit dan perasaan orang yang menyanyikannya sehingga terdengar pilu saat dinyanyikan dan didengarkan.
Gugur Bunga menjadi lagu penghormatan terakhir dari Ismail Marzuki untuk para pahlawan yang meninggal dunia dalam memperjuangkan Indonesia.
Makna dalam lirik 'Gugur satu tumbuh seribu' tersirat arti tidak ada pengorbanan yang sia-sia untuk sesuatu yang besar.
Lirik lagu Gugur Bunga Ismail Marzuki
Berikut ini lirik lagu Gugur Bunga Ismail Marzuki yang dikutip dari Buku Manajemen Persiapan Pekan Seni Mahasiswa oleh Panji Kusuma Prasetyanto, Ercika Darmawan, dkk.
Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman bakti
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti
Demikian lirik lagu Gugur Bunga Ismail Marzuki yang dapat kamu resapi tiap baitnya.
(glo/fef)
