Doa Sepertiga Malam: Bacaan, Waktu Terbaik, dan Keutamaannya

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 20:15 WIB
Ilustrasi. Doa sepertiga malam: bacaan, waktu terbaik, dan keutamaannya. (Foto: iStock/leolintang)
Jakarta, CNN Indonesia --

Doa sepertiga malam menjadi salah satu amalan yang banyak dilakukan umat Islam untuk memohon pertolongan, ampunan, dan kebaikan kepada Allah SWT.

Waktu ini dikenal sebagai salah satu waktu utama untuk bermunajat karena suasananya lebih tenang dan hati dapat lebih mudah berkonsentrasi dalam beribadah.

Sepertiga malam terakhir berlangsung menjelang waktu Subuh dan kerap dimanfaatkan untuk melaksanakan salat tahajud, berdoa, serta memperbanyak istighfar.

Kapan waktu sepertiga malam terakhir?

Sepertiga malam terakhir merupakan bagian akhir dari rentang waktu antara terbenamnya matahari hingga terbitnya fajar. Waktu tersebut tidak selalu memiliki jam yang sama karena panjang malam dapat berbeda-beda.

Secara umum, sepertiga malam terakhir berada sekitar pukul 01.00 hingga menjelang Subuh. Namun, waktu pastinya perlu disesuaikan dengan waktu Magrib dan Subuh di masing-masing daerah.

Waktu menjelang Subuh, terutama ketika seseorang bangun untuk makan sahur, menjadi salah satu kesempatan yang dapat digunakan untuk memperbanyak doa dan ibadah.

Salah satu amalan yang dapat dilakukan sebelum berdoa adalah sholat tahajud. Salat sunnah ini dikerjakan pada malam hari setelah tidur dan dapat dilanjutkan dengan bermunajat kepada Allah SWT.

Setelah menyelesaikan sholat, seseorang dapat memanjatkan doa setelah sholat tahajud yang dibaca di sepertiga malam terakhir ini.

Doa setelah sholat tahajud

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW setelah melaksanakan salat tahajud sebagai berikut, dikutip dari NU Online.

Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa'dukal haq. Wa liqâ'uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ'atu haq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a'lantu, wa mâ anta a'lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya, "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah.

"Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah."

Doa tersebut berisi pujian kepada Allah SWT sebagai Tuhan dan penegak langit serta bumi. Bacaan selanjutnya memuat pengakuan atas kekuasaan Allah SWT dan permohonan kepada-Nya.

Bacaan doa dan dzikir lainnya di sepertiga malam

Selain doa tersebut, umat Islam juga dapat membaca doa Sapu Jagat untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat, seperti Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina 'adzaban nar.

Istighfar juga dapat diperbanyak pada waktu ini sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas kesalahan dan dosa yang telah diperbuat.

Istighfar juga dapat dilakukan setelah salat tahajud maupun di sela-sela rangkaian ibadah malam.

Setelah melaksanakan salat tahajud dan berdoa, waktu tersebut dapat diisi dengan zikir, membaca Al-Qur'an, atau memperbanyak istighfar.

Keutamaan berdoa di sepertiga malam

Dalam ajaran Islam, sepertiga malam terakhir dikenal sebagai waktu yang memiliki keutamaan untuk berdoa. Dalam hadis yang masyhur, disebutkan tentang turunnya Allah SWT ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan seruan bagi hamba yang berdoa, meminta, serta memohon ampun.

Keutamaan tersebut menjadi alasan banyak umat Islam menjadikan waktu malam sebagai kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Karena itu, doa sepertiga malam dapat menjadi bagian dari rutinitas ibadah, terutama bagi mereka yang ingin memanfaatkan waktu sebelum Subuh untuk salat tahajud, zikir, istighfar, dan menyampaikan berbagai permohonan kepada Allah SWT.

Demikian bacaan doa di sepertiga malam serta amalan lain yang dapat dikerjakan.

(asp/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK