Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengungkap visi untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang Islami dan bisa membawa perubahan.
Hal itu disampaikan Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno usai kampusnya menerima penghargaan Excellence in Globally Accredited Medical Education dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026 di Jakarta, Jumat (6/11).
Harun menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang didapat Universitas Muhammadiyah Surakarta. Menurut dia, penghargaan itu sejalan dengan visi UMS yang ingin membawa angin perubahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena memberi arah perubahan itu saya kira sangat bermakna positif, berkorelasi penting dengan kaitannya karya nyata untuk Indonesia yang berbudaya," kata Harun.
Sementara, Dekan Fakultas Kedokteran UMSDr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa mengatakan penghargaan yang diterima FK UMS penting untuk meningkatkan kualitas.
Dia menyebut FK UMS secara berturut-turut telah mendapat akreditasi unggul pada 2023 dan 2026, dan selama delapan tahun telah mendapat akreditasi internasional. Selanjutnya, dia menargetkan UMS untuk meningkatkan kekuatan di bidang akademik, riset, kolaborasi, dan internationalisasi.
"Untuk apa, untuk menghasilkan lulusan-lulusan UMS, termasuk fakultas kedokteran, yaitu dokter yang unggul, kemudian juga kompeten, humanis, serta berintegritas," kata Flora.
Penghargaan Excellence in Globally Accredited Medical Education dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026 diberikan langsung oleh Direktur CNN Indonesia Desi Anwar kepada Rektor UMS Harun Joko Prayitno di JW Marriott, Jakarta, Jumat (6/11).
Universitas Muhammadiyah Surakarta sukses memperkuat standar pendidikan kedokterannya setelah Fakultas Kedokteran meraih akreditasi internasional Indonesian Accreditation Agency For Higher Education In Health (IAAHEH) dengan status Fully Accredited selama delapan tahun hingga 2034.
FK UMS menyebut capaian tersebut menjadikannya fakultas kedokteran swasta pertama di Indonesia yang memperoleh pengakuan tersebut, memperkuat posisi UMS dalam membangun pendidikan kesehatan berstandar global.
(thr/har)