Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan nota kesepahaman pembentukan bank patungan yang telah ditandatangani tahun lalu itu, akhirnya baru dapat direalisasikan hari ini. Sebab, bank patungan itu harus menentukan skema bisnis yang tepat.
Bank Mandiri menjadi pemilik mayoritas sedangkan kepemilikan yang lain masing-masing 20 persen. Diharapkan, pada 2019 aset bank patungan ini bisa mencapai Rp 16 triliun. Sedangkan nama bank juga akan berubah setelah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro mengatakan, dalam kajian pembentukan bank patungan ini, para pensiunan dinilai masih membutuhkan pendanaan untuk menjalankan usaha. "Saya harap pensiunan dapat terbantu mendapatkan akses pendanaan yang mudah dan murah," ujar dia.