Direktur Investor Relation Delta Dunia Makmur Errinto Pardede mengatakan, di tengah kondisi industri batu bara yang belum membaik pihaknya masih berupaya meningkatkan kinerja operasional. "Berau merupakan salah satu pelanggan utama kami dan telah mengamandemen kontrak hingga 2019," kata Rinto di Jakarta, Selasa (2/9).
Dalam keterangan pers nya disebutkan, amandemen kontrak dengan Berau mencakup pekerjaan pengupasan lapisan tanah dan penyewaan alat di Lati dan Binungan Kalimantan Timur. Kontrak itu berlaku lima tahun ke depan. Volume pengupasan lapisan tanah dalam kontrak tersebut sebanyak 647 juta bcm dengan volume produksi batu bara mencapai 67,10 juta ton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan catatan, pada 2011 Delta Dunia mendapatkan kontrak jasa pertambangan dari Berau senilai US $ 500 juta selama lima tahun. BUMA bertindak sebagai kontraktor di tambang Pit East 2 milik BRAU. Target produksi pemindahan tanah (overburden removal) dalam kontrak disebutkan sebesar 226,8 juta bcm. Target produksi batubara yang disepakati mencapai 20,7 juta ton.
Hari ini, saham DOID ditransaksikan pada harga Rp 213 atau naik 4,41 persen satu jam sebelum penutupan perdagangan saham.