Corporate Secretary Unilever Sancoyo Antarikso mengatakan, untuk tahap awal pabrik yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei ini membutuhkan 400-500 pekerja.
"Kalau nanti sudah beroperasi akan lebih menyerap tenaga kerja lagi sampai ribuan terutama bagi penduduk sekitar," ujar dia di Jakarta, Kamis (4/9).
Unilever hingga saat ini masih menjadi satu-satunya investor swasta yang menghuni kawasan industri seluas 1.400 hektar itu. Lahan yang digunakan Unilever sendiri seluas 18 hektar yang digunakan oleh PT Unilever Oleochemical Indonesia membuat pabrik senilai Rp 1,45 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi pabrik, menurut Sancoyo harus ditempuh 4-5 jam perjalanan dari Medan. Kehadiran Unilever sebagai pionir di KEK Sei Mangkei diharapkan bisa menambah nilai tambah untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perseroan menargetkan produksi 16 ribu ton produk chemical dan kosmetik. Sebagian besar produksi tersebut akan dipasarkan oleh induk perusahaan Unilever dengan tujuan Asia dan Eropa.