Direktur Keuangan Adhi Karya Supardi mengatakan pencapaian kontrak tahun ini meleset hingga Rp 5,9 triliun dari perkiraan awal akibat beberapa proyek yang mundur termasuk diantaranya proyek pemerintah akibat revisi APBN 2014. "Adhi melakukan review atas target kinerja 2014," kata dia di Jakarta, Kamis (18/9).
Adhi Karya merevisi pendapatan usaha menjadi Rp 1,1 triliun atau tumbuh 22,2 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan laba bersih menjadi Rp 426,5 miliar, naik tipis 5,1 persen dari tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Traffic dari arah Bogor-Bekasi dan Jakarta-Bekasi-Bogor sangat tinggi, maka akan ditarik jalur dari asal traffic itu," ujar dia.
"Kami sudah mengajukan ke Pemda DKI semacam momerandum of understanding terhadap trase-trase tersebut," kata dia.
Saat ini, proyek monorail sepanjang 65 kilo meter itu tengah dikaji besaran biaya pembangunannya. Perseroan juga masih menunggu pasokan dana segar dari BUMN dan BUMD setempat. "Akan diusahakan dengan 30 persen equity didanai BUMN dan BUMD, dan berapa share yang akan diberikan oleh Adhi Karya," jelas dia.
Di tingkat regulasi sendiri, proses persetujuan saat ini sudah sampai ke tangan Menko Perekonomian dan menunggu Perpres untuk segera mengerjakan proyek pembangunan monorail. "Ini sudah disetujui Kementerian Perhubungan dan menunggu Menteri Ekonomi mengeluarkan Perpres, baru bisa mulai pembangunan," ucap dia.