Presiden Direktur Medco Lukman Mahfoedz mengatakan kontribusi terbesar produksi migas berasal dari blok di Oman sebesar 22 ribu BOEPD dan Tunisia yang mencapai 16 ribu BOEPD.
"Selain itu ada juga penambahan produksi dari Donggi-Senoro, Blok A dan Simenggaris. Kami memang tengah fokus meningkatkan jumlah produksi dari lapangan migas di dalam dan luar negeri," ujar Lukman melalui siaran pers, Rabu (25/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kenaikan ini Ebitda mungkin bisa sampai tiga kali lipat dari proyeksi 2014," tuturnya.
Selain itu, perseroan juga sudah meneken Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Panca Amara Utama dengan volume 248.200 Million Metric Standar Cubic Feet (MMSCF). Medco juga sedang menyelesaikan proyek gas Senoro yang ditargetkan bisa selesai kuartal II 2015.
"Aksi tersebut merupakan komitmen Kami untuk menambah pendapatan untuk negara dan mengembangkan daerah," kata Lukman.