LPEI sebelumnya menargetkan penerbitan obligasi berkelanjutan senilai Rp 24 triliun. Dari jumlah tersebut, lembaga keuangan ekspor itu telah menerbitkan sedikitnya Rp 4,5 triliun sepanjang tahun ini.
Dalam prospektus keterbukaannya, Selasa (30/9), LPEI menguraikan rangkaian obligasi yang dilakukan tahun ini. Untuk tahap I obligasi yang diterbitkan sebesar Rp 4 triliun dan tahap II sebesar Rp 500 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obligasi dengan jangka waktu tiga tahun atau sebanyak Rp 1,43 triliun dikenakan tingkat bunga tetap sebesar 9,25 persen. Sedangkan obligasi bertenor lima tahun dengan jumlah emisi Rp 825 miliar dikenakan bunga 9,25 persen.
Penggunaan dana obligasi tersebut untuk membiayai aset produktif dalam bentuk pembiayaan ekspor. Obligasi ini tidak dijamin oleh pemerintah. Namun, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menetapkan rating obligasi Eximbank jangka panjang yakni triple A (AAA).
Di saat bersamaan, pemerintah Indonesia juga menerbitkan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) ke 11 dengan tingkat bunga (kupon) 8,5 persen per tahun.