Chief Financial Officer PT pelindo III Ari Askhara mengatakan pihaknya butuh US$ 2 miliar dalam lima tahun ke depan untuk pembangunan dan perluasan sejumlah pelabuhan. "Alokasi yang sudah pasti untuk dua tahun ini sebesar US$ 1 miliar, sedangkan yang US$ 2 miliar belum diputuskan," kata Ari kepada CNN Indonesia, Rabu (22/10).
Pelindo III merupakan operator pelabuhan terbesar kedua di Indonesia yang saat ini menguasai 24 pelabuhan di Jawa dan Kalimantan. Sementara, kebutuhan dana US$ 1 miliar digunakan untuk pembangunan Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Emas di Semarang dan pelabuhan di Banjarmasin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino memperkirakan kebutuhan dana untuk membangun 10 pelabuhan baru di Indonesia sebesar US$ 6-7 miliar. "Kami akan road show ke Eropa untuk menjajaki pendanaan pembangunan pelabuhan ini," ujar Lino belum lama ini.
Presiden Joko Widodo berupaya untuk mengembangkan sektor maritim di Indonesia. Pembangunan dan perluasan pelabuhan sangat mendesak guna mendukung rencana tol laut Jokowi. Bahkan, untuk mengumumkan nama-nama kabinetnya, Jokowi memilih Tanjung Priok sebagai tempat yang tepat untuk momentum bersejarah ini.