Himawan Hariyoga, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, menilai Mahendra Siregar berhasil meningkatkan peran strategis BKPM dalam memperbaiki iklim investasi di Tanah Air. Terbitnya Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2014 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) menjadi salah satu bukti peran aktif Mahendra dalam menghilangkan dualisme pelayanan perizinan usaha di daerah. "Dia (Mahendra) juga berperan penting dalam renegosiasi kontrak karya pertambangan," tuturnya kepada CNN Indonesia, Jumat (24/10).
Secara statistik, Himawan Hariyoga mengatakan prestasi Mahendra di BKPM juga tercermin dari realisasi penanaman modal langsung yang meningkat setiap kuartal di tengah perlambatan ekonomi global. "Sejak kuartal III 2013, realisasi investasi selalu di atas Rp 100 triliun per kuartal," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BKPM kehilangan
Himawan mengaku kehilangan sosok teladan Mahendra Siregar di lingkungan BKPM. Menurutnya, Mahendra punya jiwa kepemimpinan dan kompetensi yang sangat baik untuk dalam memimpin sebuah lembaga atau kementerian. "Dengan leadership beliau, dalam waktu singkat BKPM bisa mewarnai kebijakan nasional," ujarnya.
Seperti diketahui, Mahendra Siregar dikabarkan masuk dalam kandidat menteri pada Kabinet Trisakti. "Kalau dia kembali lagi ke BKPM sangat bagus, karena tinggal melanjutkan program," katanya.