"Indonesia masih butuh orang kaya untuk bayar pajak," ujar Bambang di Gedung Kementerian Keuangan, Kamis (30/10).
Dia mengakui bahwa penerapan pajak progresif bagi orang kaya bagus untuk pemerataan pendapatan masyarkat. Namun, pada praktiknya di negara maju justru memicu eksodus wajib pajak berpendapatan tinggi ke negara lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketimbang memainkan tarif pajak,Bambang menilai lebih baik Indonesia memperbaiki sistem penarikan pajak. "Jadi pastikan orang kaya itu bayar pajaknya sudah sesuai atau tidak," katanya.
Intinya, Bambang menambahkan jangan sampai pemerintah mengeluarkan kebijakan yang terkesan menekan kelompok masyarakat tertentu. Sehingga akan meninggalkan lubang yang bisa dimanfaatkan untuk menghindari ketentuan.