"Namun kadang pemerintah suka melupakan pengusaha. Makanya kita tidak setuju dengan langkah yang pemerintah ambil," ujar Bambang di Jakarta, Senin (24/11).
Menurut Bambang, keputusan upah minimum yang dilakukan oleh pemerintah daerah malah justru memberikan disparitas antar wilayah yang semakin jauh. "Coba kita lihat saja, UMR Jakarta Rp 3,2 juta, sedangkan UMR Jawa Tengah hanya Rp 1,1 juta," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Menariknya, akan ada persaingan investasi antar wilayah. Ke depannya sih mungkin tidak ada lagi investasi di Jakarta karena investor akan beralih ke daerah yang cost-friendly,” katanya.
"Kita masih kekurangan energi dan kita mengalami kesulitan untuk pembiayaan, baik untuk pembangunan infrastruktur maupun lapangan usaha baru. Dengan dipotongnya subsidi BBM, kami memiliki harapan tinggi terhadap pemerintahan yang baru untuk segera mengalihkan dana subsidinya untuk pembiayaan-pembiayaan tersebut," ujarnya.