Direktur Utama PGN LNG Indonesia Nisi Setyobudi menjelaskan proses bongkar muat LNG ke FSRU memakan waktu 38-40 jam. “Bongkar muat selesai dilakukan Minggu sekitar pukul 22.00 waktu setempat,” ujar Nisi dalam siaran pers yang dikutip Selasa (25/11). PGN LNG Indonesia adalah anak usaha PGN yang menjalankan bisnis LNG.
Sebelumnya, kargo pertama LNG Tangguh sudah dimuat ke PGN FSRU Lampung pada akhir Juli 2014 dan kargo kedua pada akhir Oktober 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PGN FSRU Lampung memiliki tangki penampung 170 ribu meter kubik dengan kemampuan regasifikasi hingga 240 MMSCFD. FSRU adalah sebuah terminal apung berupa kapal yang mampu menampung LNG sekaligus melakukan regasifikasi atau mengubah LNG menjadi gas. Selanjutnya gas tersebut masuk ke terminal gas untuk selanjutnya disalurkan ke pelanggan.
"Hal ini juga mendukung program pemerintah yaitu konversi BBM ke BBG, untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi dan mengurangi subsidi BBM," kata Nisi.