Melalui keterangan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Waskita Karya telah membantu pencatatan saham baru tersebut pada Jumat (28/11). Pencatatan ini akan berimplikasi pada penambahan jumlah saham yang tercatat di papan utama Bursa Efek Indonesia hingga mencapai 9.702.885.905 saham, setelah sebelumnya Waskita Karya sudah memiliki 9.701.059.195 saham yang tercatat.
Pencatatan ini akan dilakukan di Bursa Efek Indonesia mulai hari ini (1/12) dan diperdagangkan di hari yang sama. Dengan demikian, hak Opsi MESOP yang belum dikonversi untuk tahap I sebanyak 102.730.805 lembar saham dan tahap II sebesar 115.587.000 lembar saham.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Waskita Karya juga telah melakukan aksi penawaran obligasi sebesar Rp 500 miliar pada bulan Oktober lalu. Aksi korporasi tersebut dilakukan sebagai tahapan pertama dari penawaran umum berkelanjutan yang bernilai Rp 2 triliun.
Direktur Keuangan Waskita Karya Tunggul Rajagukguk sempat mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan salah satu langkah Waskita Karya untuk pembiayaan-pembiayaan konstruksi seperti pembangunan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang menelan biaya sebesar Rp 5 triliun.