Dalam perdagangan awal, harga saham tersebut sempat mencapai titik tertinggi Rp 700 per saham. Sementara harga terendah sempat mencapai level Rp 595 per saham.
Soechi Lines diketahui hanya melepas 1,05 miliar saham biasa atau sebesar 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Jumlah saham yang dilepas itu turun separuh dari rencana awal perseroan yang ingin melepas saham perdana sebesar 30 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu juga mengubah target perolehan dana dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Awalnya target maksimal perolehan IPO mencapai Rp 2 triliun, tetapi karena penyesuaian, menjadi hanya Rp 582,45 miliar.
Pilihan Redaksi |
Perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT RHB OSK Secuirities sebagai penjamin emisi IPO tersebut.
Sekadar informasi, tahun ini, Soechi mengeluarkan dana US$ 30 juta untuk belanja kapal baru. Tahun lalu, perseroan sudah membeli tiga kapal pengangkutan. Kapal baru itu mendongkrak penjualan dan laba bersih Soechi. Tahun depan, perseroan akan membeli tujuh kapal baru senilai US$ 90 juta.
Pada 2013, Soechi mencetak pendapatan netto sebesar US$ 106,4 juta, naik 49 persen dari 2012. Laba bersih perseroan juga melonjak lebih dari 10 kali lipat menjadi US$ 30,2 juta.