Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, tambahan anggaran tersebut dibutuhkan untuk mendanai proyek infrastruktur yang dikerjakan kementerian yang dipimpinnya. Dia menyebutkan tambahan anggaran akan digunakan untuk membangun infrastruktur pendukung program ketahanan pangan sebesar Rp 12,5 triliun seperti waduk dan irigasi pertanian, membangun infrastruktur konektivitas seperti jalan raya sebesar Rp 20 triliun; meningkatkan kualitas air minum dan sanitasi sebanyak Rp 13 triliun, dan membangun perumahan rakyat di perbatasan sebesar Rp 2 triliun.
"Jadi kalau di total jumlah anggaran PU sekitar Rp 132,5 triliun, setelah dijumlahkan dengan anggaran Kementerian yang sebelumnya disetujui dalam APBN 2015 sebesar Rp 85 triliun," ujar Basuki di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (16/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau jadi tanggal 20 Presiden akan ke NTT untuk prosesi groundbreaking. Besok saya juga akan menandatangani pembangun 1 bendungan lagi," terang Basuki.