Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo agar pengadaan barang/jasa pemerintah pada tahun 2015 dilakukan sepenuhnya secara elektronik," ujar Agus Rahardjo, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui siaran pers, Selasa (16/12).
Agus menjelaskan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dilakukan agar proses lelang barang dan jasa pemerintah menjadi lebih bersih dan efisien. Menurutnya, kebijakan ini menjadi pokok revisi Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang akan diterbitkan bulan depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengatakan presiden menargetkan 1 juta produk barang akan dapat dibeli melalui sistem e-purcashing. Perkembangan sampai dengan saat ini, kata Agus, hampir 8000 produk dalam sistem e-katalog yang pembeliannya dapat dilakukan secara langsung (e-purchasing).
"LKPP juga akan mengkonsolidasikan paket-paket pengadaan barang/jasa pemerintah dengan nilai di atas Rp 100 Miliar di LPSE Pusat. Konsolidasi paket ini bertujuan agar pengadaan lebih transparan dan mudah diawasi oleh masyarakat," tuturnya.