"Program tol laut ini pastinya dimulai dari infrastruktur pelabuhan. Pelabuhan-pelabuhan tersebut harus memiliki keleluasaan yang besar, maka jangan sampai mengusulkan lahan cuma seluas 15 hektar" ujar Jokowi pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (18/12).
Penyediaan lahan yang sempit, kata Jokowi, akan menyulitkan operator dalam mengembangkan pelabuhan di masa depan. "Ujung-ujungnya pakai reklamasi. Paling baik ya kita menyediakan lahan yang sebesar-besarnya" tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling tidak (sediakan lahan) 2.000 hektar. Itu untuk jangkauan pelabuhan yang akan datang" ujar Presiden.
"Pelabuhan-pelabuhan ini kan menghubungkan seaport, zona industri, dan pembangkit listrik. Maka persiapan harus dilakukan sebaik-baiknya mumpung iklim investasi kita lagi disorot sebagai salah satu negara tujuan investasi" tuturnya.