"Namun angka ini belum final karena perhitungannya masih terus diperbarui hingga pertengahan bulan ini," ujar Bambang di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (5/1). Dia optimistis defisit masih bisa ditekan sampai kurang dari 2,26 persen.
Dalam target APBNP 2014, defisit anggaran yang ditargetkan adalah Rp 241,5 triliun. Namun realisasinya adalah Rp 227,4 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang mengakui, memang terjadi kekurangan (shortage) di sisi penerimaan negara. Penerimaan negara dalam APBNP 2014 ditargetkan Rp 1.246,1 triliun, namun kenyataannya hanya Rp1.143,3 triliun hingga 31 Desember 2014, yang berasal dari perpajakan.
(ded/ded)