"Saya tidak tahu persis bagaimana rincian tambahan akibat adanya realokasi subsidi BBM, tapi untuk irigasi kami anggarkan Rp 2 triliun dari total Rp 16,9 triliun dana tersebut," jelasnya Amran ketika ditemui di gedung Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Jumat (9/1).
Mentan menargetkan jaringan irigasi selesai dibangun pada 2017. "Saya inginnya tiga tahun pembangunan dan perbaikan irigasi ini selesai," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami kan mau swasembada pangan, kalau irigasi ini jalan Insya Allah bisa," ujarnya.
"Itu baru satu kabupaten, bayangkan kalau kami wujudkan sepenuhnya," ujar Amran.
Sebelumnya ketika ditemui di Mataram, NTB beberapa waktu lalu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Hari Priyono mengatakan total biaya pembangunan irigasi di Indonesia mencapai Rp 30 triliun selama tiga tahun ke depan untuk mengairi 3 juta hektar lahan persawahan di seluruh Indonesia. Kementerian Pertanian menargetkan setiap tahunnya sekitar 1 juta hektar lahan persawahan teraliri air.
Sebagai catatan, realokasi subsidi BBM tak hanya diperuntukan bagi pembangunan sistem irigasi, tetapi ada beberapa sektor pertanian lain yang menjadi prioritas. Antara lain, untuk penyediaan pupuk, benih, serta alat dan mesin pertanian (alsintan). (ags/gen)