Kebijakan tersebut langsung berimbas pada saham emiten di sektor industri dasar. Dalam penutupan perdagangan saham hari ini, saham yang paling terkoreksi adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP, Rp 22.300, BUY, TP Rp 24.000) yang turun 10,26 persen dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR, Rp 15.000, BUY, TP Rp 18.300) yang turun 7,41 persen.
Hari ini Mandiri Sekuritas mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp 5,64 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp 4,91 triliun, transaksi negosiasi Rp 729,36 miliar, dan transaksi tunai Rp 120 juta. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 360,46 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak tujuh sektor terkoreksi, dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 4,77 persen dan sektor perdagangan yang turun 1,91 persen.
Dari Asia, mayoritas indeks saham terkoreksi. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang yang turun sebesar 1,43 persen, indeks Kospi di Korsel sebesar 1,36 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong sebesar 1,02 persen.
Sementara di pasar valas, nilai tukar rupiah terkoreksi sebesar 35 poin (0,28 persen) ke Rp 12.590 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp 12.541-Rp 12.618 per dolar AS. (gen)