Pertama: Jaga Inflasi
Dalam rapat koordinasi dengan 101 bupati wilayah Sumatera, Jokowi menyampaikan pertumbuhan inflasi akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi mengatakan pertumbuhan ekonomi 5,8 persen tak akan ada artinya jika inflasi menyentuh angka 8 persen.
Jokowi memaparkan, target pertumbuhan ekonomi 5,8 persen merupakan angka yang realistis. "Tetapi negara lain seperti Tiongkok dan India mengurangi, kita kan menambah. Sekarang kan 5,1 persen, kalau nanti bisa 5,6 atau 5,8 persen, saya kira prestasi," ujar dia.
Kedua: Permudah Investasi
Jurus mencapai target pertumbuhan ekonomi yang kedua adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama perizinan. Hal ini dinilai perlu, sehingga mempercepat proses-proses investasi yang ada di daerah. "Tetapi tadi juga kita tekankan investasi apa yang harus didorong," kata Jokowi.
Ketiga: Perbaikan Penyerapan Anggaran
Peningkatan penyerapan anggaran tingkat nasional, provinsi, hingga daerah menjadi jurus pertumbuhan ekonomi yang ketiga. "Itu akan berpengaruh sekali terhadap pertumbuhan ekonomi," ujar Jokowi.
Dengan begitu, Jokowi berpandangan, dalam merealisasikan program sebaiknya betul-betul diikuti tiap hari, tiap minggu, hingga tiap bulan. "Semuanya terus ikuti jangan sampai realisasinya nanti kurang dari target atau rendah. Sudah itu saja," kata dia. (gen)