Rida Mulyana, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, menjelaskan Chevron selaku pemenang tender pembangkit geothermal di Gunung Ceremai telah mengembalikan hak pengembangan proyek tersebut. Langkah tersebut diambil Chevron menyusul penolakan masyarakat sekitar lokasi terhadap eksplorasi perusahaan minyak dan gas asal Amerika Serikat (AS) itu.
"Yang melelangkan itu gubernur dan sudah juga ditentukan pemenangnya yaitu Chevron dan betul ada riak-riak penolakan di sana. Kemarin saya dapat surat tembusan, jadi mereka, Chevron, telah mengembalikan penunjukkannya sebagai pemenang," ujarnya di jakarta, Jumat (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya mereka tidak tertarik karena kecil (tekanan dan panasnya) dan apabila dipaksakan teknologinya tidak akan pas," jelasnya.
Dengan mundurnya Chevron, lanjut Rida, pemerintah akan menelaah dan melelang kembali proyek pembangkit listrik geothermal tersebut. (ags/gen)