Dalam laporan bertajuk East Asia's Changing Urban Landscape: Measuring a Decade of a Spatial Growth, Bank Dunia menunjukkan tingkat urbanisasi di Indonesia termasuk yang tertinggi di Asia, dengan rata-rata pertumbuhan 4,4 persen per tahun sejak 1960 hingga 2013. Berikutnya diikuti oleh Tiongkok, Filipina, dan India, dengan pertumbuhan kaum urban masing-masing per tahun 3,6 persen, 3,4 persen dan 3 persen.
Axel van Trotsenburg, Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur, mengatakan urbanisasi yang sangat pesat menjadi tantangan bagi Asia Timur, tetapi pihaknya menilai hal ini tidak bisa dikelola tanpa ukuran yang jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan tersebut menjelaskan secara keseluruhan, wilayah perkotaan Asia Timur berkembang rata-rata 2,4 persen per tahun selama dekade yang diteliti, dengan lahan perkotaan mencapai 134.800 kilometer persegi pada 2010.
Sementara itu, populasi di wilayah perkotaan Asia Timur tumbuh lebih cepat, dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 3 persen per tahun, meningkat menjadi 778 juta jiwa pada 2010, yang merupakan jumlah terbesar dibandingkan dengan wilayah manapun di dunia. Berbagai data menunjukkan bahwa Eropa membutuhkan lebih dari 50 tahun untuk mencapai angka pertumbuhan yang sama. (ags/ags)