Pelaksana tugas (Plt) Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI Eko Yulianto mengatakan jika dilihat dari jumlah yang dimusnahkan pada 2014, uang pecahan Rp 2 ribu adalah yang paling banyak dimusnahkan yakni mencapai 1.339 miliar lembar. Sedangkan pecahan Rp 5 ribu telah dimusnahkan sebanyak 1.051 miliar lembar atau naik 895 juta lembar dibanding 2013.
"Dilihat dari kenaikan persentase jumlah yang dimusnahkan pada 2014 dibandingkan 2013, pecahan Rp 5 ribu paling banyak dimusnahkan yakni sampai 17 persen," kata Eko di Gedung BI, Jakarta, Rabu (4/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam setahun untuk mencetak uang dan distribusi uang itu biayanya sampai Rp 3,5 triliun, dengan biaya segitu kita bisa mencetak sekitar 7,9-8,3 miliar lembar," ujar Eko.
Eko menyayangkan kesadaran masyarakat Indonesia yang masih sangat kurang dalam menghargai dan memperlakukan uang rupiah dengan baik.
"Kadang uang dilecek-lecek, dilipat-lipat bahkan dicoret-coret seperti tidak ada harganya padahal uang itu simbol negara," kata Eko. (gen)