"Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2014 5,02 persen, melambat sejak lima tahun terakhir," ujar Kepala BPS Suryamin dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (5/2).
Secara kuartalan, Suryamin menjelaskan ekonomi Indonesia pada triwulan terakhir 2014 hanya tumbuh 5,01 persen sehingga menarik turun pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun lalu. BPS menggunakan tahun dasar 2010 sebagai acuan perhitungan produk domestik bruto (PDB).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ada perbaikan, tapi belum tinggi. Mudah-mudahan kalau perbaikan bisa menangkap penurunan barang modal," ujar Suryamin.
"Ini karena Pemilu. Permintaan naik untuk kebutuhan kampanye dan sebagainya," kata Suryamin. (ags/ags)