"Investasi untuk 1 SPBB Vi-Gas itu tidak besar atau sekitar Rp 2 miliar per unit. Jadi bisa dari kas internal," ujar Vice President Domestic Gas Direktorat Pemasaran Pertamina, Basuki Trikora Putra di Kantor Pusat Pertamina, Jumat (6/2).
Trikora mengatakan pembangunan 14 SPB Vi-Gas akan dilakukan di sejumlah wilayah, meliputi: Pulau Jawa bagian barat sebanyak 10 unit, di mana 7 unit di antaranya berada di jalan tol; 2 unit di wilayah Jawa Tengah; dan 2 unit lainnya di Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain lebih murah produk ini juga lebih memiliki kualitas. Dengan semakin banyak SPB Vi-Gas yang diintegrasikan dengan SPBU Pertamina, maka kami yakin akan semakin mendekatkan Vi-Gas kepada konsumen sehingga masyarakat mau beralih," katanya.
“Tapi kami tetap optimistis. Semoga penambahan unit SPB Vi-Gas dapat merangsang konsumen, terutama kendaraan angkutan umum untuk dapat beralih dari mengkonsumsi BBM ke Vi-Gas," katanya.
Saat ini Pertamina telah mengoperasikan 18 SPB Vi-Gas yang terintegrasi dengan SPBU milik perseroan dan swasta di beberapa wilayah. Di antaranya 11 unit di wilayah Jabodetabek, 3 unit di Bali, dan 1 unit masing-masing di Bandung, Semarang, Yogyakarta, serta Surabaya. Selain itu, terdapat 8 unit SPB Vi-Gas di Jabodetabek yang masih dalam proses revitalisasi yang diharapkan dapat dioperasikan tahun ini. (ded/ded)