Direktur Pengembangan Masyarakat Pesisir dan Pengembangan Usaha KKP Rianto Basuki mengatakan jenis usaha yang dapat dikembangkan di pulau perbatasan adalah wisata bahari, kelapa sawit, dan tangki timbun minyak. Dia menyebutkan, pemerintah telah berhasil mengundang investor untuk menanamkan modalnya di lima pulau perbatasan.
Pertama adalah Pulau Nipa di Kepulauan Riau. Investasi yang dilakukan di pulau tersebut adalah fasilitas penyimpanan minyak seluas 34 hektare yang tengah dibangun saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal menurut Rianto, awalnya pulau tersebut sudah hampir tenggelam dan hampir dicaplok Singapura. “Namun kami segera reklamasi dan bisa undang investasi di pulau tersebut," jelas Rianto.
“Kami sudah lakukan MoU bersama pihak-pihak swasta yang terkait, dan kini sedang menunggu realisasinya," tambahnya.
Rianto mengatakan masih ada 32 pulau perbatasan yang akan diberdayakan KKP agar tidak mudah dicaplok negara lain. Tahun ini, pemerintah menargetkan dapat mengundang investor untuk menanamkan modalnya di bidang wisata bahari untuk lima pulau lagi.
“Kalau sudah diberdayakan pulau-pulau tersebut dan negara lain melakukan klaim, kita bisa klaim balik karena masyarakatnya sudah kita berdayakan," kata Rianto.