"Nanti kami akan siapkan ticket vending machine (TVM) sehingga memudahkan juga untuk pelanggan untuk mendapatkan tiket," ujar Direktur Komesial Garuda Indonesia Handayani, di Jakarta, Rabu (11/2).
Demi memberikan kemudahan kepada pelanggan, Handayani mengatakan perseroan akan melakukan investasi untuk pengadaan TVM tersebut. Namun, secara nominal modal Handayani belum dapat memastikan.
Bagi Garuda, lanjutnya, pengalihfungsian loket penjualan tiket menjadi loket layanan pelanggan (customer service center) beserta sarana pendukungnya tidak terlalu rumit. Intinya, Garuda menghargai usaha pemerintah untuk menertibkan area bandara dengan mengeluarkan larangan penjualan tiket melalui loket.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya kami tidak masalah mengenai tidak ada ticketing office di bandara. Karena sebenarnya kami menyediakan beberapa channel layanan seperti melalui website, call center yang bisa dialihkan 24 jam ketika penumpang itu dalam posisi urgent untuk membeli tiket pesawat," kata Handayani.
(ags/gen)