Lee Hwa Soo, Chief Financial Officer KEB Hana Bank, memaparkan penyaluran kredit terbesar pada tahun lalu ke korporasi, yakni mencapai 51 persen. Kemudian disusul sektor komersial sebesar 36 persen, dan usaha kecil dan menengah (UKM) 13 persen.
“Kredit korporasi mengalami peningkatan setelah Korea Exchange Bank (KEB) melakukan merger dengan Hana Bank pada 2013,” ujarnya di Jakarta, Rabu (11/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Untuk total aset, kami menargetkan pada 2015 mampu mencapai Rp 30 triliun, naik 36,33 persen dari total aset 2014 sebesar Rp 22 triliun,” tuturnya.
Dari sisi kepemilikan, 49,9 persen saham KEB Hana Bank dimiliki oleh KEB, dan 37,3 persen dikuasai oleh Hana Bank. Sisanya, 9,9 persen dipegang oleh International Finance Corporation (IFC), dan 2,9 persen dipegang oleh korporasi dan individu.
Sebagai informasi, KEB Hana Bank pada saat ini memiliki 60 kantor cabang dan 200 anjungan tunai mandiri (ATM) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia pada Januari 2015. (ags/ags)