Head of Research PT. Woori Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan meski sebelumnya terjadi kenaikan, tetapi sepanjang perdagangan terlihat laju IHSG cenderung sideways.
"Hal itu menandakan masih adanya aksi jual di tengah harapan akan terjadinya penguatan lanjutan. Meski kami mengharapkan masih adanya peluang bagi IHSG menguat, namun, tetap cermati potensi pembalikan arah," ujarnya seperti dikutip dari riset, Rabu (11/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi dengan posisi IHSG saat ini yang dipersepsikan sudah ketinggian dan mahal maka secara psikologis akan memicu aksi jual. Laju IHSG pun tidak bisa mengelak persepsi tersebut dan berpeluang mengalami konsolidasi," kata Reza terkait prediksi sebelumnya.
"Padahal dari laju rupiah cenderung menunjukkan adanya pelemahan. Akan tetapi, masih adanya aksi beli investor asing, yang diiringi dengan maraknya pemberitaan akan disetujuinya penanaman modal di sejumlah BUMN membawa IHSG ke zona hijau," jelasnya. (adt)