Dalam pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (12/2), Tanaka mengaku telah membicarakan perihal dukungan tersebut dengan Presiden.
"Kami juga membicarakan dan menyatakan kepada Presiden bahwa ke depan bantuan atau kerja sama yang JICA berikan kepada pemerintah Indonesia tentu akan sejalan dengan RPJMN yang sudah dicanangkan oleh pemerintah," ujar dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden memfokuskan, tekanannya kepada konektivitas antar pulau di Indonesia itu harus ditingkatkan," kata dia.
Tanaka memaparkan, proyek-proyek yang diminati JICA cukup banyak. "Contohnya, MRT yang sekarang ini Utara-Selatan yang dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI, itu kan juga atas kerjasama dengan Jepang. Proyek-proyek semacam itu kami ingin terus lanjutkan supaya kemacetan yang saat ini parah, yang terjadi di Jakarta bisa diatasi," kata dia.
Sementara Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago membenarkan pernyataan Tanaka. "JICA mengatakan sangat mendukung rencana pemerintah yang sudah tertuang dalam RPJMN 2015-2019. Intinya itu," ujar dia.
Lebih jauh, Andrinof menuturkan, JICA juga ingin ikut serta dalam pengerjaan proyek konektivitas pelabuhan dalam rangka mendukung program Indonesia menjadi poros maritim dunia. "Intinya mendukung program prioritas yang sudah dibuat," kata dia. (gen)