Paula Marlina, Corporate Secretary Soechi Lines mengatakan bahwa telah terjadi perselisihan terkait penyediaan bahan bakar minyak (BBM) antara kapal perseroan bernama Arenza XXVII, dengan perusahaan penjual BBM Sentek Marine & Trading Pte. Ltd.
“Sehingga ada penahanan sementara atas kapal tersebut di Singapore pada 10 Februari 2015,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip Senin (16/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saat itu, kapal telah melanjutkan operasi dengan normal dan tidak ada gangguan yang berarti terhadap operasional dan keuangan perseroan,” jelas Paula.
Sebelumnya, Sochi Lines menargetkan pendapatan yang cukup tinggi, tumbuh mencapai 60 persen atau menjadi sebesar US$ 175,36 juta pada 2015. Perseroan optimistis setelah pemerintahan Jokowi menyatakan fokus pembangunan Indonesia sebagai negara poros maritim.
Pendapatan perseroan sepanjang semester I 2014 adalah sebesar US$ 54,8 juta, dan perolehan sepanjang 2014 diperkirakan mencapai US$ 109,6 juta. Perseroan telah menyiapkan dana belanja modal mencapai US$ 90 juta untuk memboyong tujuh kapal angkut yang baru. (gen)