“Itu tindakan preventif kami, sebelum ada instruksi kami sudah tarik semua dari peredaran,” kata Hari Nugroho, Head of External Communications PT Kalbe Farma Tbk kepada CNN Indonesia, Selasa (17/2).
Hari mengatakan yang ditarik adalah dua batch Asam Tranexamat Generik 500 mg/Amp 5 ml
yaitu batch 629668 dan 630025. Sedangkan Buvanest 0,5 persen Heavy 4 ml, seluruh batch-nya ditarik dari peredaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penarikan dilakukan secara inisiatif sendiri karena Kalbe tak ingin menimbulkan keresahan sambil menunggu hasil penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Jadi kami belum bisa memberikan kesimpulan,” tuturnya.
“Kami harapkan hasil dari BPOM bisa segera,” kata Hari. “Supaya kita bisa segera mengambil kesimpulan dan penyelesaian.”
Sebelumnya, sebanyak dua pasien di Rumah Sakit Siloam Karawaci meninggal dunia diduga akibat salah injeksi obat. Keduanya meninggal pada 12 Februari.