Meski tidak masuk dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBNP) 2015, pemerintah menyatakan besaran subsidi untuk produk biosolar mencapai Rp 3.000 per liter dan bioetanol mencapai Rp 4.000 per liter.
Selain itu Bambang juga meminta Pertamina menjual biodiesel, yang selama ini diproduksi produsen, dengan harga yang wajar. Menurut Bambang selama ini banyak pengusaha biodiesel yang mengeluh harga biodiesel dijual oleh Pertamina jauh lebih tinggi dibandingkan harga solar reguler.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang pun menekankan Petamina harus menentukan harga jual biodiesel yang terbaik sehingga tidak merugikan pengusaha dan Pertamina.
"Silakan Pertamina mengambil biodiesel, kita juga tidak mau menjanjikan banyak ke produsen, yang penting mereka serap sebesar 10 persen dari total konsumsi diesel di Indonesia," ujarnya. (ded/ded)