Head of Research PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan laju rupiah belum memperlihatkan adanya perbaikan, bahkan kembali mengalami penurunan. Apalagi, sentimen global masih belum jelas.
“Imbas melemahnya laju euro seiring pelaku pasar yang masih wait and see terhadap perkembangan masalah penyelesaian utang antara Yunani dan Uni Eropa, turut membuat laju rupiah tertekan,” ujarnya seperti dikutip dari riset, Jumat (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Reza, laju rupiah berada di bawah target level support 12.765. Seperti yang dia sampaikan sebelumnya, di mana laju rupiah masih akan melanjutkan pelemahannya seiring belum adanya sentimen positif yang mampu membuat rupiah bergerak naik.
Sebelumnya, kurs tengah rupiah ditransaksikan melemah 0,37 persen terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu (18/2). Berdasarkan data BI, kurs tengah rupiah bertengger di level Rp 12.804 per dolar AS, dari kurs tengah sebelumnya Rp 12.757 per dolar AS. (gir/gir)