Dia menyesalkan tindakan Lion Air yang tidak bertanggungjawab karena telah menelantarkan penumpang tanpa diberikan kejelasan. Selain itu, ia juga meminta Lion Air memberikan kompensasi sebesar Rp 500 ribu kepada setiap penumpang yang tiketnya tidak dikembalikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang refund tiket kan yang di Jakarta. Tapi yang dari Padang, yang dari luar negeri, yang mau liburan ke Jogja bagaimana," tutur Rizwan.
"(Tiket) naik kereta, naik bus, memang masih ada? Ini weekend," ujar Rizwan.
Sebelumnya, Angkasa Pura II Soekarno-Hatta menyatakan menalangi uang refund tiket calon penumpang maskapai Lion Air yang terlantar gara-gara delay atau keterlambatan penerbangan itu. Proses refund digelar mulai 11.30 WIB di lantai 2 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
“Kami talangi dulu, sebagai kompensasi kepada penumpang,” kata Yudis Setiawan, General Manager Affairs Angkasa Pura II, saat dihubungi CNN Indonesia, Jumat (20/2).
Yudis mengatakan, penalangan refund itu perlu dilakukan untuk menetralisir situasi di bandara. “Supaya pressure di bandara berkurang,” katanya. “Nanti kami tagih ke Lion Air, kami kan bukan sinterklas.” (gir/gir)